Friday, 29 June 2012

Koalisi untuk Kota Mataram Sehat (KuKMS)


  1. LATAR BELAKANG
Indonesia Sehat 2015, merupakan program utama pemerintah Pusat termasuk pemerintah Kota Mataram, mengembangkan perubahan besar dalam pradigma layanan kesehatan dengan sistem terdesentralisasi. Dalam pola dasar pembangunan  Kota Mataram telah ditetapkan bahwa salah satu misi Kota Mataram adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat terutama tercapainya kebutuhan dasar secara layak yaitu pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja.
Terfokus pada pembangunan bidang kesehatan di Kota Mataram telah cukup banyak fasilitas kesehatan untuk melayani penduduk, telah dibangun oleh pemerintah, antara lain :Rumah Sakit , Puskesmas di masing-masing kecamatan, Pustu, Polindes, Bidan Desa di masing-masing desa, serta pembinaan desa Siaga dan kader desa Siaga di masing-masing desa di seluruh Kota Mataram.  Hanya saja, sebagian besar fasilitas tersebut digerakkan dan diarahkan pada pemberian layanan kuratif, menangani orang sakit, bukan untuk meningkatkan prilaku dan gaya hidup sehat orang dan tidah mencegah munculnya penyakit. Dengan demikian, banyak petugas klinik, yang telah dibebani pekerjaan administrastif, memandang upaya peningkatan kesehatan sebagai beban tambahan. Sementara program pencegahan/promosi kesehatan, seperti Imunisasi dan Keluarga Berencana, diterapkan dalam bentuk proyek-proyek vertikal yang berbeda dan terpisah, dimana masing-masing memiliki sumber pendanaan, sistem penyampaian dan pemantauan, prioritas dan indikator keberhasilan sendiri-sendiri.  
Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah di bidang kesehatan di Kota Mataram, namun kondisi derajat kesehatan masyarakat masih cukup memprihatinkan. Kondisi tersebut diindikasikan masih tingginya tingkat :
o    Angka kematian bayi                  
o    Kematian Ibu Melahirkan         
o    Rendahnya Umur harapan Hidup                          
Adapun penyebab utama kematian bayi yaitu karena penyakit ISPA, Diare dan BBLR sedangkan penyebab kematian ibu hamil yaitu pemeriksaan kehamilan tidak teratur/tuntas (K1 s/d K4 tidak lengkap) dan akibat terlambat dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU).
Dari issue besar diatas kami dari pihak Koalisi untuk NTB Sehat atas nama masyarakat (LSM, Ormas, Tomas, Toga, Perguruan Tinggi, Sektor swasta, Organisasi profesi, media masa dan perkumpulan sektoral seperti kelompok wanita, kesenian sepakat untuk melakukan perubahan dan gerakan-gerakan konstruktif dalam mewujudkan masyarakat Kota Mataram sehat 2015, dengan bersama-sama stacholder yang terkait di Kota Mataram.

II. VISI dan MISI
o   VISI   : Terwujudnya individu, keluarga dan masyarakat Kota Mataram yang sehat, berkeadilan, dan mandiri.
o   MISI : Memberdayakan dan membiasakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan untuk mengubah perilaku menuju sehat melalui “ Advokasi, Promosi Kesehatan, Partisipasi Masyarakat, Pengembangan kapasitas/Bantuan Teknis, Kemitraan/Keanggotaan di Kota Mataram.

III. TUJUAN
Untuk berperan aktif dalam mewujudkan program pembangunan bidang kesehatan di Kota Mataram.

IV. TEMA SENTRAL
Tema sentral lebih merupakan batasan oprasional dari misi yang ingin di wujudkan dalam rangka waktu lebih pendek dari misi. Dengan kata lain, tema sentral merupakan hal-hal yang strategis/fokus perhatian yang perlu dicapai dalam kurun waktu tertentu dalam rangka mewujudkan misi. Dengan demikian program menjadi lebih fokus dan pekerjaan lebih intensif.
Adapun tema sentral yang disepakati adalah :
“Dengan Kebersamaan Multi secara Intensif dalam Program Kesehatan, dapat Mempercepat Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat kearah yang lebih baik”.
MOTO : “Sehat itu Nikmat dan Indah merupakan Budaya kami”.

V. PROGRAM
Arah umum program merupakan mandat koalisi yang artinya batasan-batasan/garis-garis besar tentang apa yang seharusnya dilakukan koalisi, sedangkan penerimaan mandat adalah pengelola koalisi. Adapun arah umum program koalisi adalah sebagai berikut :
1. Gerakan advokasi terhadap kebijakan kesehatan dan nilai-nilai yang lebih adil
2. Memfasilitaskan peromosi kesehatan
3. Pengembangan partisipasi masyarakat dalam bidang kesehatan
4. Pengembangan Kapasitas/Bantuan Teknis
5. Kemitraan dan pengelolaan keanggotaan
6. Berperan dalam menangani issue-issue dan program yang strategis yang terkait degan kesehatan di Kota Mataram
7. Aktif dalam wacana publik (lokal dan global) yang berkaitan dengan program kesehatan dan issue-issue yang relevan
8. Melakukan penggalangan dana (swadana) untuk kepentingan program-program koalisi yang strategis
9. Melakukan kerja sama program dan pendanaan (shering) dengan lembaga-lembaga lain yang sesuai dengan visi dan misi koalisi
10.    Memfasilitasi penanganan issue-issue yang bersifat darurat/emergency di Kota Mataram dengan pihak lain yang relevan.

VI. SASARAN dan STRATEGI
a. Sasaran
1.    Menjadikan upaya untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan, menjadi prioritas ditingkat Kota Mataram melalui peningkatan dukungan politik dan finansial, sehingga transisi menuju desentralisasi dibidang kesehatan dapat berjalan lebih baik.
2.    Meningkatkan permintaan publik akan layanan kesehatan yang lebih berkualitas, lebih mudah dicapai dan lebih terjangkau
3.    Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan tentang kesehatan ditingkat Kabupaten
4.    Memperkuat peranan sektor swasta dalam meningkatkan agenda kesehatan
5.    Meningkatkan peran posyandu, banjar, kelompok-kelompok masyarakat sebagai wadah yang efektif untuk mempromosi/penyuluhan kesehatan masyarakat.

b.Strategi
1. Menciptakan koalisi yang berkelanjuta lintas batas sektor dan geografis. Meluaskan keanggotaan koalisi untuk mencakup organisasi-organisasi nonpemerintah (LSM/ORMAS) termasuk yayasan, kelompok pemuda, Perguruan Tinggi, wanita, profesi, olah raga, sosial-budaya, keagamaan, organisasi swasta dan komersial seperti KADIN, asosiasi bisnisdan lain sebagainya.
2. Menggunakan koalisi untuk meningkatkan dan memobilisasi para anggota dan mitra memasuki 3 bidang fokus utama dan 2 komponen pendukung yang saling berkaitan, yaitu:
Bidang fokus
o  Advokasi kesehatan
o  Promosi Kesehatan/Deman Generation
o  Partisipasi masyarakat
Komponen pendukung
o  Pembangunan Kapasitas dan Bantuan Teknis
o  Manajemen Keanggotaan dan Kemitraan
3. Menggunakan koalisi untuk mengkoordinasikan dan memfasilitasi aktivitas dalam   kelima bidang diatas ditingkat Propinsi dan Kabupaten guna memberdayakan keluarga dan masyarakat                                
4. Memungkinkan, mendorong dan meningkatkan kemampuan anggota individu untuk tetap terpusat pada prioritas kesehatan vertical mereka masing-masing

Dewan Pimpinan Kota
Koalisi untuk Kota Mataram Sehat (KuKMS)
Ketua                                                       

Syarifinnur, SP                                     

No comments:

Post a Comment