- LATAR BELAKANG
Indonesia Sehat 2015,
merupakan program utama pemerintah Pusat termasuk pemerintah Kota Mataram,
mengembangkan perubahan besar dalam pradigma layanan kesehatan dengan sistem
terdesentralisasi. Dalam pola dasar pembangunan
Kota Mataram telah ditetapkan bahwa salah satu misi Kota Mataram adalah
meningkatnya kesejahteraan masyarakat terutama tercapainya kebutuhan dasar
secara layak yaitu pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan
dan lapangan kerja.
Terfokus pada
pembangunan bidang kesehatan di Kota Mataram telah cukup banyak
fasilitas kesehatan untuk melayani penduduk, telah dibangun oleh pemerintah,
antara lain :Rumah Sakit , Puskesmas di masing-masing kecamatan, Pustu,
Polindes, Bidan Desa di masing-masing desa, serta pembinaan desa Siaga dan
kader desa Siaga di masing-masing desa di seluruh Kota Mataram. Hanya saja, sebagian besar fasilitas tersebut
digerakkan dan diarahkan pada pemberian layanan kuratif, menangani orang sakit,
bukan untuk meningkatkan prilaku dan gaya hidup sehat orang dan tidah mencegah
munculnya penyakit. Dengan demikian, banyak petugas klinik, yang telah dibebani
pekerjaan administrastif, memandang upaya peningkatan kesehatan sebagai beban
tambahan. Sementara program pencegahan/promosi kesehatan, seperti Imunisasi dan
Keluarga Berencana, diterapkan dalam bentuk proyek-proyek vertikal yang berbeda
dan terpisah, dimana masing-masing memiliki sumber pendanaan, sistem
penyampaian dan pemantauan, prioritas dan indikator keberhasilan
sendiri-sendiri.
Berbagai upaya telah
dilakukan oleh Pemerintah di bidang kesehatan di Kota Mataram, namun kondisi
derajat kesehatan masyarakat masih cukup memprihatinkan. Kondisi tersebut
diindikasikan masih tingginya tingkat :
o
Angka kematian bayi
o
Kematian Ibu Melahirkan
o
Rendahnya Umur harapan Hidup
Adapun penyebab utama kematian bayi
yaitu karena penyakit ISPA, Diare dan BBLR sedangkan penyebab kematian ibu
hamil yaitu pemeriksaan kehamilan tidak teratur/tuntas (K1 s/d K4 tidak lengkap)
dan akibat terlambat dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU).
Dari issue besar
diatas kami dari pihak Koalisi untuk NTB Sehat atas nama masyarakat (LSM,
Ormas, Tomas, Toga, Perguruan Tinggi, Sektor swasta, Organisasi profesi, media
masa dan perkumpulan sektoral seperti kelompok wanita, kesenian sepakat untuk
melakukan perubahan dan gerakan-gerakan konstruktif dalam mewujudkan masyarakat
Kota Mataram sehat 2015, dengan bersama-sama stacholder yang terkait di Kota
Mataram.
II. VISI dan MISI
o VISI : Terwujudnya individu, keluarga dan
masyarakat Kota Mataram yang sehat, berkeadilan, dan mandiri.
o MISI
: Memberdayakan dan membiasakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan
untuk mengubah perilaku menuju sehat melalui “ Advokasi, Promosi Kesehatan,
Partisipasi Masyarakat, Pengembangan kapasitas/Bantuan Teknis,
Kemitraan/Keanggotaan di Kota Mataram.
III. TUJUAN
Untuk berperan aktif
dalam mewujudkan program pembangunan bidang kesehatan di Kota Mataram.
IV. TEMA SENTRAL
Tema sentral lebih
merupakan batasan oprasional dari misi yang ingin di wujudkan dalam rangka
waktu lebih pendek dari misi. Dengan kata lain, tema sentral merupakan hal-hal
yang strategis/fokus perhatian yang perlu dicapai dalam kurun waktu tertentu
dalam rangka mewujudkan misi. Dengan
demikian program menjadi lebih fokus dan pekerjaan lebih intensif.
Adapun tema sentral yang disepakati adalah :
“Dengan Kebersamaan Multi secara Intensif dalam Program Kesehatan, dapat
Mempercepat Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat kearah yang lebih baik”.
MOTO : “Sehat itu Nikmat dan Indah merupakan Budaya kami”.
V. PROGRAM
Arah umum program merupakan mandat koalisi yang artinya
batasan-batasan/garis-garis besar tentang apa yang seharusnya dilakukan
koalisi, sedangkan penerimaan mandat adalah pengelola koalisi. Adapun
arah umum program koalisi adalah sebagai berikut :
1. Gerakan
advokasi terhadap kebijakan kesehatan dan nilai-nilai yang lebih adil
2. Memfasilitaskan
peromosi kesehatan
3.
Pengembangan
partisipasi masyarakat dalam bidang kesehatan
4. Pengembangan
Kapasitas/Bantuan Teknis
5. Kemitraan
dan pengelolaan keanggotaan
6. Berperan
dalam menangani issue-issue dan program yang strategis yang terkait degan
kesehatan di Kota Mataram
7. Aktif
dalam wacana publik (lokal dan global) yang berkaitan dengan program kesehatan
dan issue-issue yang relevan
8.
Melakukan
penggalangan dana (swadana) untuk kepentingan program-program koalisi yang
strategis
9.
Melakukan
kerja sama program dan pendanaan (shering) dengan lembaga-lembaga lain yang
sesuai dengan visi dan misi koalisi
10.
Memfasilitasi
penanganan issue-issue yang bersifat darurat/emergency di Kota Mataram dengan
pihak lain yang relevan.
VI. SASARAN dan STRATEGI
a. Sasaran
1.
Menjadikan upaya untuk menjaga dan meningkatkan
derajat kesehatan, menjadi prioritas ditingkat Kota Mataram melalui peningkatan
dukungan politik dan finansial, sehingga transisi menuju desentralisasi
dibidang kesehatan dapat berjalan lebih baik.
2.
Meningkatkan permintaan publik akan layanan
kesehatan yang lebih berkualitas, lebih mudah dicapai dan lebih terjangkau
3.
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
pengambilan keputusan tentang kesehatan ditingkat Kabupaten
4. Memperkuat peranan sektor swasta dalam
meningkatkan agenda kesehatan
5. Meningkatkan peran posyandu, banjar,
kelompok-kelompok masyarakat sebagai wadah yang efektif untuk
mempromosi/penyuluhan kesehatan masyarakat.
b.Strategi
1. Menciptakan koalisi yang berkelanjuta lintas
batas sektor dan geografis. Meluaskan keanggotaan koalisi untuk mencakup
organisasi-organisasi nonpemerintah (LSM/ORMAS) termasuk yayasan, kelompok
pemuda, Perguruan Tinggi, wanita, profesi, olah raga, sosial-budaya, keagamaan,
organisasi swasta dan komersial seperti KADIN, asosiasi bisnisdan lain
sebagainya.
2. Menggunakan koalisi untuk meningkatkan dan
memobilisasi para anggota dan mitra memasuki 3 bidang fokus utama dan 2
komponen pendukung yang saling berkaitan, yaitu:
Bidang fokus
o Advokasi
kesehatan
o Promosi
Kesehatan/Deman Generation
o Partisipasi
masyarakat
Komponen
pendukung
o Pembangunan
Kapasitas dan Bantuan Teknis
o Manajemen
Keanggotaan dan Kemitraan
3. Menggunakan koalisi untuk mengkoordinasikan
dan memfasilitasi aktivitas dalam
kelima bidang diatas ditingkat Propinsi dan Kabupaten guna memberdayakan
keluarga dan masyarakat
4. Memungkinkan, mendorong dan meningkatkan
kemampuan anggota individu untuk tetap terpusat pada prioritas kesehatan
vertical mereka masing-masing
Dewan Pimpinan Kota
Koalisi untuk Kota Mataram Sehat (KuKMS)
Ketua
Syarifinnur, SP